Home Berita Peradilan / Ukir Prestasi Nasional, Pegawai PA TEGAL Raih Juara 2 LKTIHUT Ke-73 Ikatan Hakim Indonesia Tahun 2026

Ukir Prestasi Nasional, Pegawai PA TEGAL Raih Juara 2 LKTIHUT Ke-73 Ikatan Hakim Indonesia Tahun 2026

admin April 24, 2026 0 comments

Tegal, 24 April 2026

Pegawai Pengadilan Agama Tegal atas nama Jovialba Arkan berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih predikat Juara 2 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) Tahun 2026. Penghargaan tersebut diraih pada Kategori Aparatur Sipil Negara (ASN) Peradilan, sebuah kategori yang secara khusus diperuntukkan bagi pegawai di lingkungan lembaga peradilan yang berada dibawah Mahkamah Agung Republik Indonesia. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa insan peradilan di daerah pun mampu bersaing pada ajang kompetisi ilmiah tingkat nasional yang diikuti peserta dari berbagai satuan kerja peradilan se-Indonesia.

Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam rangka HUT Ke-73 IKAHI merupakan ajang kompetisi ilmiah bergengsi yang diselenggarakan oleh Ikatan Hakim Indonesia sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan hari jadi organisasi profesi hakim tersebut. Kompetisi ini terbuka untuk tiga kategori peserta, yaitu Kategori Hakim, Kategori ASN Peradilan, dan Kategori Umum, sehingga menjangkau partisipasi yang luas dari berbagai elemen di dalam maupun di luar lingkungan peradilan. Pelaksanaan lomba menempuh dua tahapan seleksi yang terstruktur, yakni tahap Seleksi Administrasi sebagai penyaringan awal kelengkapan berkas dan persyaratan peserta, dilanjutkan dengan tahap Penetapan Penulis Naskah Terbaik yang merupakan tahap penilaian substantif atas kualitas karya tulis yang diajukan. Adanya dua tahapan ini dirancang untuk memastikan bahwa karya yang terpilih benar-benar memenuhi standar ilmiah dan relevan dengan kebutuhan pengembangan hukum serta peradilan di Indonesia.

Pada tahap Seleksi Administrasi, Kategori ASN Peradilan mencatat antusiasme yang sangat tinggi dengan keikutsertaan sebanyak 154 peserta yang mendaftarkan karya tulis ilmiah. Jumlah tersebut mencerminkan besarnya minat dan semangat pegawai peradilan dalam mengembangkan kemampuan intelektual serta memberikan kontribusi pemikiran ilmiah bagi kemajuan peradilan nasional. Setelah melalui proses verifikasi dan seleksi administrasi yang cermat, hanya 76 peserta yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa lebih dari separuh peserta gugur pada tahap awal, yang sekaligus memperlihatkan betapa ketatnya standar administrasi yang diterapkan panitia guna menjaga kualitas dan integritas kompetisi.

Memasuki tahap Penetapan Penulis Naskah Terbaik, dewan juri melakukan penilaian mendalam terhadap seluruh karya yang lolos seleksi administrasi. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Ikatan Hakim Indonesia menetapkan 20 Penulis Naskah Terbaik pada masing-masing kategori melalui Surat Keputusan Panitia HUT Ke-73 Ikatan Hakim Indonesia Tahun 2026 Nomor 093/Pan.HUT/IV/2026 tentang Penetapan Penulis Naskah Terbaik Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam Rangka HUT Ke-73 Ikatan Hakim Indonesia Tahun 2026. Surat Keputusan tersebut ditandatangani pada tanggal 17 April 2026 dan menjadi dasar hukum penetapan para pemenang.

Surat Keputusan tersebut diumumkan secara resmi bertepatan dengan Puncak Peringatan HUT Ke-73 Ikatan Hakim Indonesia yang dilaksanakan pada 22 April 2026 di Balairung Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jakarta. Pemilihan momen puncak peringatan hari ulang tahun organisasi sebagai waktu pengumuman pemenang menjadikan acara tersebut semakin bermakna dan berkesan, karena penghargaan atas karya ilmiah terbaik disampaikan langsung di hadapan pimpinan lembaga peradilan tertinggi di Indonesia. Selain digelar secara tatap muka, acara puncak HUT Ke-73 IKAHI tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi IKAHI, sehingga seluruh insan peradilan di berbagai penjuru Indonesia dapat menyaksikan pengumuman pemenang dan momen bersejarah tersebut secara daring tanpa terkendala jarak dan waktu.

Berikut adalah daftar pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori ASN Peradilan dalam rangka HUT Ke-73 IKAHI Tahun 2026:

  1. Posisi Juara 1 berhasil diraih oleh Kelik Iswandi dari Pengadilan Negeri Sengkang dengan karya berjudul “Rekonstruksi Asas Saisine dalam Hukum Waris Digital Indonesia: Analisis Komparatif dan Pendekatan Hukum Progresif”, yang berhasil meraih total nilai tertinggi sebesar 9.205,00.
  2. Posisi Juara 2 berhasil diraih oleh Jovialba Arkan dari Pengadilan Agama Tegal dengan karya berjudul “Smart Judiciary: Konstruksi Legal Framework AI-DSS dalam Transformasi Peradilan Indonesia”, yang berhasil meraih total nilai sebesar 9.198,33.
  3. Posisi Juara 3 diraih oleh dua karya yang sama-sama meraih nilai 9.076,67. Juara 3 pertama diraih oleh Ricky Pramoedya Hermawan dari Badan Pengawas Mahkamah Agung dengan karya berjudul “Akuntabilitas Keputusan TUN Berbasis AI: Tantangan Black Box Algoritma dan Adaptasi Hukum Acara PTUN”, sedangkan Juara 3 kedua diraih oleh tim Idha Nur Habibah & Ayu Atika Rahmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Malang dengan karya berjudul “Genealogical Fraud sebagai Delik Berbasis Otoritas Sosial-Adat: Rekonstruksi Hukum Pidana atas Penyalahgunaan Status dan Distorsi Legitimasi Genealogis”

Pengumuman lengkap 20 penulis naskah terbaik pada setiap kategori dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/PenulisTerbaikLKTI.

Atas predikat Juara 2 yang diraihnya, Jovialba Arkan mengungkapkan rasa syukur yang mendalam serta menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan doa sepanjang proses kompetisi berlangsung. Ia juga menegaskan harapannya untuk dapat berkontribusi secara nyata bagi kemajuan dan transformasi peradilan Indonesia.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan Pengadilan Agama Tegal sekaligus inspirasi bagi seluruh insan peradilan bahwa dedikasi terhadap pengembangan ilmu dan penulisan karya ilmiah dapat lahir dari mana saja, tidak terkecuali dari pegawai di satuan kerja peradilan daerah. Harapannya capaian ini dapat mendorong lebih banyak pegawai peradilan untuk aktif berpartisipasi dalam forum ilmiah dan kompetisi serupa, sehingga secara kolektif turut memperkuat budaya berpikir ilmiah yang berkontribusi pada pembaruan hukum dan peradilan Indonesia yang berkelanjutan.

admin

Chat WhatsApp Chat WhatsApp