MELETUPNYA KURIOSITAS ANAK MUDA AKAN SARPRAS DIGITAL DI PENGADILAN AGAMA TEGAL
MELETUPNYA KURIOSITAS ANAK MUDA AKAN SARPRAS DIGITAL
DI PENGADILAN AGAMA TEGAL
Selasa, 27 Agustus 2024 pukul 09.00 WIB, Sekretaris Pengadilan Agama Tegal, Sulhan Ariyanto, S.H. memberikan materi kepada Mahasiswa Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal Jurusan Hukum Keluarga Islam yang sedang menjalankan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Materi yang disampaikan secara spesifik adalah tentang Tata Kerja dan Organisasi Kesekretariatan di Pengadilan Agama Tegal. Kegiatan tersebut bertempat di ruang Media Center Pengadilan Agama Tegal. Penyampaian materi berjalan lancar, interaktif, dan komunikatif.

Pada kesempatan kali ini, Sekretaris yang baru saja mendapatkan penghargaan pengabdian 20 tahun tersebut mengawali materi dengan memaparkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Peradilan. Menurutnya, dasar peraturan tersebut merupakan pegangan dan panduan bagi Kesekretariatan khususnya dalam melakukan tugas dan fungsinya pada peradilan di Mahkamah Agung RI.

Apa yang dilakukan Kesekratariatan adalah melakukan tata usaha dan administrasi umum yang berkaitan dengan 3M. Dengan senyum khasnya, Sekretaris yang terkenal flamboyan tersebut memaparkan apa itu 3M, yaitu:
- Man, berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Pengadilan Agama Tegal, mulai dari Pimpinan, Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, Staf Pelaksana, sampai pegawai Pramubhakti. Kesekretariatan berperan melakukan tata kelola administrasi kepegawaian serta memastikan setiap pegawai dapat menjalankan kewajibannya dan menerima hak-haknya secara benar. Pada bagian ini Kesekretariatan juga mendorong setiap pegawai memiliki disiplin tinggi dan mencapai target kinerja individu bahkan melampaui target tersebut. Selain itu, Kesekretariatan juga mendorong semua pegawai untuk meraih prestasi sekecil apapun baik level lokal, regional, maupun nasional.
- Money, ini terkait dengan anggaran yang ada di Pengadilan Agama Tegal. Kinerja Satker adalah berbasis anggaran, sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan harus memiliki output kinerja. Pada tahap berikutnya setiap rupiah yang dibelanjakan tersebut juga harus dipertanggungjawabkan dengan laporan-laporan. Di sinilah Kesekretariatan menjadi penanggungjawab utama.
- Material, Kesekretariatan juga memiliki tanggung jawab besar atas tersedianya sarana prasarana (Sarpras) yang dibutuhkan untuk menunjang kinerja utama Satker, baik Sarpras fisik maupun Sarpras Digital. Selain itu, Kesekretariatan juga bertanggungjawab melakukan maintenance terhadap semua Sarpras tersebut supaya memiliki performa yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Dengan jelas, Sekretaris yang selalu tampil modis tersebut menerangkan kepada Mahasiswa PPL bahwa Kesekretariatan dipimpin oleh seorang Sekretaris. Di bawahnya ada Kepala Subbagian (Kasubbag) yang membantu tugas dan fungsi Sekretaris. Masing-masing Kasubbag juga memiliki Staf Pelaksana yang juga bertugas membantu Kasubbag. Adapun Kasubbag tersebut adalah:
- Kasubbag Organisasi Tata Laksana dan Kepegawaian
- Kasubbag Perencanaan, IT, dan Pelaporan
- Kasubbag Umum dan Keuangan
Sekretaris dalam mengelola dan menatausahakan 3M bersama ketiga Kasubbag tersebut.

Dari pemaparan materi yang disampaikan, mahasiswa nampak begitu antusias mendengarkan dan aktif bertanya kepada pemateri. Pertanyaan datang silih berganti dari mahasiswa PPL. Jawaban-jawaban yang on point dari Sekretaris Pengadilan Agama Tegal menjadikan suasana menjadi lebih hidup. Semangat muda meletup-letup menunjukkan betapa kuriositas (rasa ingin tahu) mereka sangat nampak.
Dari kesekian tanya jawab, anak muda yang sedang memperluas wawasannya itu merasa tergelitik dengan Sarpras terutama Sarpras Digital di Pengadilan Agama Tegal. Mereka menanyakan bagaimana Sarpras Digital bekerja. Sarpras Digital tersebut merujuk pada E-Court dan E-Litigasi. Kemudian dengan lugas pemateri memberikan jawaban bahwa aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat bisa mendaftar, membayar biaya, dan sidang dari rumah tanpa harus repot-repot datang ke Pengadilan Agama Tegal.
Dalam suasana yang riang gembira, pemuda-pemudi berjas almamater itu kemudian berimajinasi betapa mudahnya generasi mereka dalam mengakses pelayanan publik. Mereka membayangkan pelayanan publik bisa diakses semudah mereka mengakses Start-up. Mereka juga tidak menyangka bahwa Pengadilan yang terkesan angker dan menakutkan ternyata bisa bermetamorfosis menjadi layaknya Start-up yang modern dan mengadopsi nilai-nilai kekinian sesuai dengan generasi mereka.

Saking bersemangatnya diskusi dan tanya jawab, Sekretaris dan Mahasiswa PPL tidak merasa bahwa waktu pemberian materi sudah habis. Alokasi waktu yang hanya satu jam sampai satu setengah jam. Namun bagaimanapun juga terinternalisasinya materi pada mindset dan ingatan anak muda tersebut adalah bagian yang terpenting. Mereka adalah generasi penerus yang bisa saja menjadi bagian dari dunia peradilan di Indonesia. Materi yang mereka terima diharapkan mampu memberikan gambaran awal mereka dalam mengenal dunia peradilan secara umum, khususnya bidang Kesekretariatan. Pada akhirnya, acara tersebut berakhir secara paripurna pada pukul 10.30 WIB. [OM SOIR]
admin
Related Posts
Tingkatkan Kinerja dan Integritas, PA Tegal Gelar Rapat Monev Bulan Mei 2026
June 8, 2026
Wakili Ketua, Sekretaris PA Tegal Hadiri Peresmian UIBN dan Pelantikan Rektor Baru
June 7, 2026
Tiga Aparatur Resmi Diambil Sumpah Menjadi PNS, Ketua PA Tegal: Jaga Integritas dan Berikan Kinerja Terbaik!
June 4, 2026